SERIBUPOST, Kuningan merupakan salah satu daerah yang kaya akan kulinernya. Masing-masing kuliner tersebut memiliki kekhasanya tersendiri, salah satunya nasi kasreng. Konon katanya, nasi kasreng ini berasal dari nama penjualnya yaitu ibu Kasrih. Ibu Kasrih menjual nasi sebagai sarapan para supir, kenek dan pedagang kecilan yang tempatnya di terminal Luragung-Kuningan.

Nasi yang disajikan sangatlah sederhana yaitu dengan menu khasnya gorengan panas, toge, rebon (udang kecil) dan sambal terasi yang pedas untuk menggugah selera para sopir dan kenek tersebut. Nasi tersebut dibungkus dengan kertas nasi yang dibungkus kerucut seperti gunung dengan keadaan yang hangat dan dibandrol dengan harga yang sangat terjangkau sesuai dengan para pelanggannya.

Nasi kasreng kuliner sederhana khas Luragung-Kuningan ini tak jauh dari tempat penjual awalnya. Lokasi warungnya di Luragunglandeuh, Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat di pinggir jalan raya Luragung yang sekaligus dipinggir hamparan sawah-sawah yang memanjakan. Tempat yang strategis ini dapat dijadikan pelepas penat dan stres.
Seiring berjalannya waktu nasi kasreng tersebut semakin banyak digemari.

Tidak hanya oleh orang-orang yang kelas menengah kebawah seperti halnya para sopir, sekarang orang-orang dari kelas menengah keatas pun semakin tertarik dengan kuliner sederhana nasi kasreng tersebut. Hal itu dibuktikan pada saat ada kunjungan dari para pejabat dan presiden yang disajikan menu nasi kareng yang khas. Dengan demikian sekarang keberadaan nasi kasreng semakin naik daun.

Sekarang nasi kasreng ini memberikan varian menu yang lebih memanjakan lidah bagi para penikmatnya seperti pepes-pepesan, sayur-sayuran, tumis-tumisan, ikan atau seafood, daging dan masih banyak lagi yang disajikan ditempat meja makan terbuka agar dapat memudahkan pelanggannya untuk memilih.

Salah satu alasan mengapa nasi kasreng ini kian meningkat itu karena harga yang diberikan sangat terjangkau. Harga masing-masing varian makanan yang diberikan dari harga 3000 sampai 10.000, harga gorengan 500, sedangkan menu toge, sambal pedas dan rebon (udang kecil) dapat diberikan secara cuma-cuma atau gratis alias bonus. Warung kasreng ini bukanya fleksibel dari jam 6 pagi sampai sore atau malem agar supaya pelanggan tetap nyaman dan senang. Ayoo segera dapatkan kenikmatan dari kuliner sederhana khas Luragung – Kuningan.

Komentar Post Diatas